Sebuah iring-iringan udara istimewa mengawal Pesawat Kepresidenan yang ditumpangi Presiden Prabowo Subianto dalam perjalanannya dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Pangkalan Udara Adisutjipto, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Empat jet tempur F-16 Fighting Falcon dan dua pesawat KAI T-50 Golden Eagle dari TNI Angkatan Udara (TNI AU) bertugas sebagai pengawal. Pengamanan VVIP ini menjadi bukti profesionalisme TNI AU sekaligus menunjukkan kesiapan pertahanan udara nasional dalam melindungi pemimpin negara.
Momen pengawalan tersebut juga merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara. Ini adalah tonggak sejarah penting yang menandai perjalanan panjang pengabdian TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia.
Dari dalam pesawat kepresidenan, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh prajurit TNI AU. "Pertama-tama dirgahayu Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara, Swa Bhuwana Paksa," ujarnya, seperti dikutip dari siaran pers Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Jumat (10/4/2026).
Presiden melanjutkan, "Selamat ulang tahun yang ke-80, semoga TNI AU terus jaya, selalu kuat mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia di udara. Rakyat Indonesia bangga dengan saudara-saudara. Jaga Tanah Air kita, terima kasih, hormat saya kepada kalian semua."
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan kebanggaannya atas dedikasi dan semangat tinggi prajurit udara Indonesia. "Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, sekali lagi atas nama rakyat seluruh Indonesia kami bangga dengan angkatan udara kami, kami bangga dengan elang-elang muda. Semangat terus, terima kasih," tuturnya.
Sementara itu, dari kokpit pesawat pengawalan, penerbang TNI AU turut menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Presiden. Mereka mengapresiasi dukungan yang diberikan terhadap penguatan dan modernisasi pertahanan udara nasional.
"Dengan penuh rasa hormat dan bangga, di hari ulang tahun yang ke-80 TNI Angkatan Udara, kami elang-elang muda mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Bapak," ungkap penerbang TNI AU.
Pernyataan tersebut menambahkan, "Sejak menjabat sebagai Menteri Pertahanan tahun 2019 hingga saat ini sebagai Presiden Indonesia, dalam memperkuat dan memodernisasi TNI Angkatan Udara."
Para penerbang juga memohon doa restu agar senantiasa diberi kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. "Dengan semangat pengabdian tanpa batas, kami bertekad meneguhkan TNI Angkatan Udara yang ampuh menuju Indonesia maju. Dirgahayu TNI Angkatan Udara, salam Swa Bhuwana Paksa," demikian bunyi pesan dari kokpit pengawal.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·