Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjadi sasaran penggeledahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Kamis (9/4/2026). Tindakan ini terkait dugaan kasus korupsi yang sedang didalami oleh pihak berwenang. Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan pernyataan resmi, menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap proses hukum.
Teddy Indra Wijaya, sebagaimana dilansir dari Detik Finance, mengungkapkan telah melakukan pertemuan dengan Menteri PU, Dody Hanggodo, sebelum penggeledahan tersebut terjadi. Ia menyatakan persetujuannya atas tindakan hukum yang dilakukan Kejati.
"Ya, silakan geledah. Tadi malam kan? Oke, dan malam sebelumnya kebetulan Pak Menteri PU juga ke tempat saya," ujar Teddy di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Penegasan akan transparansi dan dukungan terhadap proses hukum tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Teddy menekankan bahwa Presiden Prabowo selalu mengingatkan agar setiap individu yang terbukti bersalah harus menerima tindakan hukum yang setimpal.
"Jadi intinya kita terbuka untuk hukum, termasuk Bapak Presiden sering menyampaikan siapa pun bila bersalah dan kalau terbukti ya, itu silakan diperiksa gitu ya, termasuk keluar dan ke dalam, dan di Kementerian PU kemarin digeledah oleh Kejati Jakarta gitu ya," jelas Teddy.
Di sisi lain, Menteri PU Dody Hanggodo juga memberikan tanggapannya terkait penggeledahan tersebut, namun memilih untuk tidak merinci lebih lanjut duduk permasalahan yang menjadi dasar pemeriksaan. Ia beralasan tidak mendalami maksud dan tujuan penyidik saat permintaan izin penggeledahan diajukan.
"Saya juga ikut terkejut karena pada saat kemarin kita ada acara kan saya dikasih tahu kalau teman-teman Kejaksaan datang dan ingin melakukan pendalaman atas beberapa kasus," kata Dody saat ditemui di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).
Dody menjelaskan bahwa ia sengaja tidak menanyakan detail lebih jauh karena menganggap hal tersebut sudah menjadi ranah penegak hukum. "Jadi saya enggak mau terlibat jauh, mereka cuma minta izin untuk masuk ke ruangan," imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Dody mengaku langsung memberikan izin kepada Kejati untuk melakukan penggeledahan setelah melaporkan insiden tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebutkan bahwa Presiden langsung memberikan dukungan penuh terhadap proses hukum yang berjalan.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·