Kebijakan WFH ASN Hari Jumat Sepikan Kantor Pemerintah di Istana

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Pemerintah telah mengimplementasikan kebijakan efisiensi energi dan penghematan dengan mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH) setiap hari Jumat, yang berlaku efektif sejak awal April 2026. Regulasi ini mencakup para pegawai di lingkungan Istana Negara, meliputi Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Kantor Staf Kepresidenan (KSP), dan Sekretariat Kepresidenan.

Dampak langsung dari kebijakan ini terlihat jelas di area Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) yang diakses melalui Jalan Majapahit. Suasana lengang langsung menyambut pengunjung, berbeda jauh dari kepadatan yang biasa terlihat pada hari kerja normal. Lahan parkir yang sebelumnya dipenuhi kendaraan roda empat para pejabat dan staf pemerintah kini tampak kosong, hanya diisi oleh beberapa kendaraan berpelat merah, menandakan mobil operasional ASN.

Situasi serupa juga terpantau oleh Bloomberg Technoz saat mengunjungi kantor Kemensetneg dan KSP. Hanya sejumlah petugas keamanan yang terlihat berjaga di pintu masuk dan lobi gedung. Hampir tidak ada aktivitas ASN yang terlihat di kedua kantor tersebut, berbeda dengan hari-hari biasa yang selalu ramai dengan lalu lalang pegawai antar ruangan.

Lebih lanjut, dalam upaya efisiensi, Kemensetneg juga memadamkan sebagian besar lampu di kantornya. Gedung Kemensetneg yang berlokasi di sayap barat Istana kini hanya mengandalkan cahaya matahari untuk menerangi area pintu masuk dan lobi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemadaman lampu di sejumlah ruangan ini telah diterapkan oleh Kemensetneg jauh sebelum kebijakan efisiensi energi atau Bahan Bakar Minyak (BBM) diberlakukan secara resmi.

Menjelang tengah hari, Bloomberg Technoz turut menyambangi Kantin Koperasi Pegawai Kemensetneg, lokasi yang lazimnya menjadi tempat makan siang favorit para pegawai di Kompleks Istana Kepresidenan. Pada hari-hari kerja normal, kantin ini selalu ramai dan seringkali membuat pegawai harus mengantri, tidak hanya untuk memesan makanan, tetapi juga untuk mendapatkan tempat duduk. Bahkan, antrean panjang juga kerap diisi oleh pegawai yang hanya ingin memesan makanan untuk dibawa ke tempat lain.

Namun, pada siang itu, jumlah ASN yang terlihat membeli makanan di kantin tidak mencapai sepuluh orang. Padahal, pengelola kantin telah memasang pengumuman bahwa operasional tetap berjalan normal meskipun ada kebijakan WFH. Selain itu, variasi menu yang disajikan masih cukup banyak, berbeda dengan hari biasa di mana menu-menu tersebut biasanya sudah ludes terjual menjelang pukul 12.00 WIB. Meskipun demikian, belum ada informasi lebih rinci apakah minimnya jumlah ASN yang datang ke kantor atau banyak yang memilih makan di luar kompleks Istana Kepresidenan.