Kaltim Sediakan Tiga Jenis Vaksin Gratis untuk Hewan Ternak Saat Kemarau

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah menyiapkan tiga varian vaksin secara cuma-cuma. Pemberian vaksin ini bertujuan untuk mengantisipasi meluasnya penyakit pada hewan ternak, terutama saat menghadapi cuaca panas ekstrem di musim kemarau.

Penyediaan vaksin ini menjadi langkah krusial dalam menekan penyebaran penyakit yang sering terjadi akibat mobilitas hewan. Pergerakan ternak antarwilayah kerap menjadi pemicu masuknya sumber penyakit dari luar daerah, sebagaimana disampaikan oleh Medik Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim, dokter hewan Silvia Andryani di Samarinda, Kamis, dilansir dari Antara.

Tiga jenis vaksin yang disiapkan pemerintah daerah tersebut meliputi penangkal Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), serta Jembrana. Setiap jenis vaksin memerlukan jadwal penyuntikan dan tahapan pengulangan yang berbeda, sehingga setiap sapi akan memiliki kartu identitas vaksinasi pribadi.

Silvia juga menuturkan bahwa periode musim panas di Kaltim memerlukan perhatian ekstra dari para peternak. Kondisi cuaca yang terik dapat menyebabkan stres pada sapi, kerbau, maupun kambing. Untuk itu, peternak sangat dianjurkan memberikan asupan pakan yang memadai dan berkualitas baik.

Ketersediaan pakan bergizi yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi sapi, seperti tanaman lamtoro, turi, atau kaliandra, harus selalu terjamin. Selain aspek pakan, peternak juga diharapkan untuk aktif berkomunikasi dengan petugas lapangan di wilayah mereka.

Terdapat fasilitas Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang tersebar merata di setiap kecamatan di Kaltim, yang dapat dikunjungi peternak. Mereka bisa mendatangi Puskeswan terdekat untuk mendapatkan jadwal imunisasi bagi hewan ternak mereka.

Saat ini, Kaltim memiliki total 31 unit Puskeswan di seluruh kabupaten dan kota yang siap memberikan layanan vaksinasi gratis. Para petugas di Puskeswan merupakan garda terdepan yang bertanggung jawab mendata dan melakukan imunisasi hewan ternak milik masyarakat.

Upaya pencegahan ini diharapkan mampu menjaga kesehatan ternak lokal, terutama menjelang momentum peningkatan lalu lintas hewan kurban. Kesiapan ini sangat penting mengingat Hari Raya Idul Adha yang kerap diwarnai dengan pergerakan hewan kurban secara masif.