Misi Artemis II NASA tidak hanya fokus pada perjalanan astronaut ke Bulan, namun juga membawa serta 'penumpang' spesial yang menggemaskan, yaitu boneka maskot bernama Rise. Keberadaan boneka ini, meski tampak sederhana, memiliki fungsi krusial dalam penerbangan luar angkasa.
Boneka Rise bertindak sebagai zero gravity indicator, atau penanda kondisi tanpa gravitasi, dalam misi Artemis II. Saat kapsul mencapai mikrogravitasi, boneka tersebut akan mulai melayang, memberikan indikasi visual bahwa pesawat telah berada di luar jangkauan gravitasi Bumi, seperti dikutip dari Detik iNET.
Penggunaan boneka sebagai penanda gravitasi nol bukan merupakan hal baru bagi NASA. Tradisi ini sudah berlangsung lama, tidak hanya sebagai alat deteksi sederhana, tetapi juga membawa sentuhan emosional bagi para astronaut yang menjalankan misi.
Komandan misi Artemis II, Reid Wiseman, menyoroti aspek humanis dari kehadiran maskot ini. "Ini adalah cara ramah untuk menyoroti sisi kemanusiaan dalam eksplorasi luar angkasa," ungkapnya, seperti dilansir dari New Week.
Desain boneka Rise yang unik terinspirasi dari foto 'Earthrise' yang ikonik dari misi Apollo 8. Desain ini menggambarkan Bulan dengan elemen Bumi, melambangkan koneksi antara manusia dan planet asalnya. Menariknya, maskot ini dirancang oleh Lucas Ye, seorang anak berusia 8 tahun, yang karyanya terpilih dari lebih dari 2.600 desain dari berbagai negara.
Selain fungsi teknisnya, boneka Rise juga membawa jutaan nama manusia dari seluruh dunia. Nama-nama tersebut tersimpan dalam sebuah chip yang ditempatkan di dalam boneka, bagian dari program partisipasi publik yang diinisiasi NASA sebelum keberangkatan misi Artemis II.
Dalam perjalanannya selama sekitar 10 hari mengelilingi Bulan, Rise melayang di dalam kapsul Orion bersama empat astronaut: Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen. Momen melayangnya boneka ini menjadi simbol penting transisi dari pengaruh Bumi menuju ruang hampa antariksa.
Setelah menjalankan misi selama 10 hari, Artemis II kini telah menyelesaikan perjalanannya mengelilingi Bulan dan bersiap kembali ke Bumi. Boneka Rise pun turut serta dalam perjalanan pulang ini. Menurut situs NASA, misi Artemis II dijadwalkan akan kembali dan mendarat di Samudra Pasifik, lepas pantai San Diego, Amerika Serikat, pada Jumat, 10 April 2026, pukul 20.07 EDT.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·