ASN Kemenkeu Terapkan WFH Setiap Jumat Mulai 10 April 2026

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) setiap Jumat, dimulai pada 10 April 2026. Implementasi kebijakan kerja fleksibel ini menjadi bagian dari adaptasi pola kerja, dengan tetap memprioritaskan efektivitas dalam pelaksanaan tugas, seperti dilansir dari Money.

Kebijakan WFH yang berlaku ini baru bisa terlaksana, mengingat pada Jumat, 3 April 2026, merupakan tanggal merah untuk memperingati wafatnya Isa Almasih.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantono, mengonfirmasi pemberlakuan WFH tersebut. Ia menjelaskan bahwa mulai hari ini, seluruh pegawai Kemenkeu akan menjalankan tugas dari rumah setiap hari Jumat.

Namun, Deni menegaskan ada pengecualian bagi pegawai yang sedang melaksanakan tugas kedinasan tertentu. "Dimulai hari ini, setiap hari Jumat Kemenkeu melakukan WFH, kecuali bagi pegawai yang sedang melakukan tugas kedinasan," ujar Deni kepada Money pada Jumat (10/4/2026).

Tugas kedinasan yang dikecualikan dari WFH meliputi layanan tatap muka, pendampingan pimpinan, dan jenis pekerjaan lain yang telah ditentukan berdasarkan usulan unit eselon I atau unit organisasi non-eselon, setelah berkoordinasi dengan Sekretariat Jenderal Kemenkeu.

Berdasarkan pengamatan di gedung Djuanda Kemenkeu, tim keamanan dan frontliner terlihat tetap bersiaga, sementara lorong di lantai 2 tampak sepi dan gelap. Salah seorang tim keamanan berinisial AP (40) menyatakan bahwa memang hanya sedikit ASN Kemenkeu yang masuk kantor.

"Arahannya memang semua di sini WFH hanya tim keamanan dan pendukung tetap bersiaga seperti biasa," tutur AP saat ditemui di lokasi pada Jumat (10/4/2026).

Situasi berbeda terlihat di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Berdasarkan pantauan Money, masih banyak ASN yang tetap bekerja dari kantor (WFO) pada Jumat ini.

Seorang staf berinisial BR (30) menjelaskan bahwa Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian hanya mewajibkan 50 persen ASN untuk WFH. Sisanya tetap diminta masuk kantor seperti biasa.

"Kalau di sini sih masih 50 persen WFH-nya. Kecuali tim keamanan itu full masuk ke kantor semua tidak ada WFH," kata BR kepada Money. Aktivitas kerja di kementerian yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ini tetap berjalan normal.