Anak Try Sutrisno Tolak Bantu Kakak yang Ditilang Polisi

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Didikan Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, yang menekankan agar ketujuh anaknya tidak menyalahgunakan privilege keluarga dalam menghadapi masalah, terbukti dalam sebuah peristiwa menarik. Kejadian tersebut melibatkan anak ketiganya, Irjen Pol (Purn) Firman Santyabudi, yang merupakan mantan Kakorlantas Polri, dan kakaknya, Nora Tristyana.

Nora Tristyana, anak pertama Try Sutrisno, pernah ditilang polisi karena mengendarai mobil pribadi yang tidak memenuhi aturan minimal tiga penumpang. Dalam kondisi terburu-buru, Nora mencoba meminta bantuan adiknya, Firman Santyabudi, yang kala itu masih menjabat posisi tertinggi dalam struktur lalu lintas di Polri.

Namun, alih-alih mendapatkan bantuan, Nora justru diminta untuk menyelesaikan masalah tilangnya sendiri sesuai dengan aturan yang berlaku. Firman Santyabudi menolak membantu kakaknya tersebut. Peristiwa ini diceritakan oleh Nori Chandrawati, anak keempat Try Sutrisno, dalam program ROSI di Kompas TV pada Kamis (9/4/2026), dikutip Tribunnews.

Nori mengisahkan, "Pernah ini pengalaman Mbak Nora, dia buru-buru mau ke kantor. Dia lupa kalau enggak salah waktu itu masih yang bukan genap ganjil, tapi yang bertiga. Dia berdua waktu itu." Ia melanjutkan, "Dia telepon Mas Iman (Firman Santyabudi), 'Man minta tolong dong. Gue ditangkap nih, gue berdua. Gua buru-buru ada acara.' kata Mas Firman, 'selesaiin sendiri aja, kan sudah tahu aturannya.'."

Taufik Dwi Cahyono, anak kedua Try Sutrisno, turut menjelaskan prinsip sang ayah yang tidak ingin anak-anaknya dimanjakan. "Bapak setiap menjabat di satu tempat, bilangnya begini ke anak buahnya, 'jangan pernah kasih anak-anak saya apapun selama saya di sini.'," ujar Taufik. Ia juga menambahkan, "Privilege kami, kami selalu bersyukur dan bangga bahwa kami putra-putrinya Pak Try Sutrisno, bukan putra-putri Wapres, bukan putra-putri Panglima ABRI, bukan."

Try Sutrisno, seorang tokoh militer kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 15 November 1935, telah berpulang pada Senin, 2 Maret 2026, di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, pada usia 90 tahun. Ia pernah menjabat sebagai Panglima ABRI dari tahun 1988 hingga 1993, dan kemudian menjadi Wakil Presiden ke-6 RI mendampingi Presiden Soeharto pada periode 1993-1998.

Dari pernikahannya dengan Tuti Sutiawati, Try Sutrisno dikaruniai tujuh anak yang semuanya memiliki karier cemerlang di berbagai bidang. Anak pertamanya adalah Nora Tristyana, seorang dokter gigi yang menikah dengan mantan Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu.

Taufik Dwi Cahyono merupakan anak kedua, yang berprofesi sebagai akademisi dan dosen di Universitas Pertahanan (Unhan) RI, meraih gelar Doktor Ilmu Pertahanan pada 2022.

Firman Shantyabudi, anak ketiga, adalah purnawirawan jenderal bintang 2 Polri, dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) dari 2021 hingga 2023. Lulusan Akpol 1988 ini juga pernah menjabat sebagai Kapolda Jambi dan pensiun pada 2023.

Nori Chandrawati, anak keempat, adalah Ketua Yayasan Krida Nusantara yang menaungi berbagai institusi pendidikan di Bandung. Ia menikah dengan Marsda TNI (Purn) Danang Hadiwibowo.

Anak kelima, Isfan Fajar Satrio, menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Putra Putri Angkatan Darat (PPPAD) dan Ketua Pengawas Yayasan Krida Nusantara.

Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, anak keenam, adalah Pati TNI AD bintang 3 yang kini menjabat Pangkogabwilhan I. Kunto, lulusan Akmil 1992, memiliki rekam jejak militer yang cemerlang, termasuk pernah menjabat Pangdam III/Siliwangi dan Dankogartap II/Bandung.

Terakhir, Natalia Indrasari, anak ketujuh, berprofesi sebagai psikolog keluarga di Amerika Serikat dan memiliki lisensi resmi di Iowa, Virginia, serta Hawaii.